Fakta Dan opini
Nama: Mukhammad Sulthoni Firdaus
Kelas: E3
Nim: B05219030
Matkul: Media & Kritik Sosial
FAKTA
Fakta berasal dari bahasa latin yaitu factus adalah segala hal yang bisa ditangkap oleh indra manusia berupa data dari keadaan nyata yang telah terbukti kebenarannya. Catatan pengumpulan berbagai fakta disebut data. Fakta sering diyakini oleh khalayak sebagai sebuah kebenaran, baik karena telah mengalami kenyataannya dari dekat maupun dianggap telah melaporkan suatu pengalaman orang lain yang telah terjadi. Fakta yang didefinisikan harus teruji secara ketat, dapat diukur, bisa diamati, dan paling utama adalah dapat dibuktikan. Hal ini dapat menjadi acuan pada sesuatu pernyataan benar dan digunakan untuk kepentingan studi dan penelitian. Fakta dapat berbentuk peristiwa atau informasi berdasarkan kenyataan yang dapat diuji melalui verifiability serta didukung bukti, statistik, dan dokumentasi. Oleh karena itu, fakta bisa diverifikasi dan disepakati oleh sebuah kumpulan orang.
Fakta adalah pernyataan yang berupa keadaan nyata dari suatu peristiwa yang terjadi. Fakta mengandung sesuatu yang benar-benar ada dan pernyataan suatu fakta biasanya sulit dibantah oleh siapapun. Padahal, satu orang dengan orang lain harus sama karena kejadiannya jelas, tidak bisa disangkal dan bisa diverifikasi.
Sedangkan opini adalah sikap atau pendapat seseorang tentang suatu keadaan yang telah atau belum terjadi. Opini sangat dipengaruhi oleh perasaan, pikiran, cara pandang, keinginan, sikap, pengalaman, pemahaman, keyakinan setiap individu. Jadi, pendapat antara satu orang dengan orang lain cenderung berbeda karena dipengaruhi oleh pola pikir, pengetahuan, dan lingkungan dalam menyikapi suatu masalah.
Ciri-ciri fakta:
1. Dapat dibuktikan kevalidannya.
2. Berisi informasi yang bersifat kuantitatif (sebagai angka) dan subjektif (sebagai proklamasi).
3. Memiliki informasi yang tepat baik waktu, tanggal, tempat dan kesempatan.
4. Dikumpulkan dari sumber yang dipercaya.
5. Bertangan genap, misalnya informasi yang sebenarnya, tidak dibuat-buat dan dilengkapi dengan objek gambar.
6. Biasanya dapat mengatasi pertanyaan resep 5W + 1H.
7. Menyatakan suatu peristiwa yang sedang atau telah terjadi dan telah terjadi.
8. Data berasal dari kejadian nyata.
Ciri-ciri fakta dalam Kalimat :
Memiliki Data Akurat
Dalam kalimat fakta, terdapat data yang jelas dalam suatu peristiwa. Di dalam kalimat, data tersebut dapat berupa bilangan statistik, tanggal dan waktu kejadian, maupun hal lain yang telah terverifikasi.
Bersifat Obyektif
Yang dimaksud obyektif dalam kalimat fakta adalah pernyataan yang terdapat di dalamnya bersifat umum dan telah diakui kebenarannya oleh banyak pihak, khususnya oleh badan atau lembaga resmi.
Benar-benar Terjadi
Sebuah kalimat dapat dianggap sebagai fakta jika pernyataan di dalamnya memaparkan situasi yang benar-benar terjadi. Benar-benar terjadi berarti seseorang bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri ataupun mendengar laporan beritanya dari orang yang berwenang.
OPINI
Opini dalam kamus Besar Bahasa Indonnesia (KBBI) ialah Pendapat, Pikiran, dan juga Pendirian. Kata opini sendiri berasal dari bahasa latin, yaitu opinari yang memiliki arti 'berpikir' atau 'menduga'. Kata opini mengandung akar kata onis yang berarti harapan. Dalam bahasa inggris, kata 'opinion' berhubungan erat dengan kata option dan hope, yang artinya pilihan atau harapan.
Secara umum, apa itu opini adalah pendapat, ide atau pikiran tertentu terhadap ideologi dan perspektif yang sifatnya tidak objektif. Ya, opini adalah suatu hal yang belum meyakinkan, karena opini muncul berdasarkan apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh seseorang. Opini adalah tanggapan terhadap rangsangan yang disusun melalui interpretasi personal. Opini merupakan pernyataan yang masih belum meyakinkan dan sering digunakan dalam hal subjektif. Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda, sehingga masing-masing orang memiliki opini atau pendapat yang berbeda satu sama lain. Opini dapat muncul di mana saja, di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga lingkungan kerja atau sekolah.
Opini juga sering digambarkan sebagai bentuk ekspresi dari seseorang terhadap sesuatu. Dalam penggunaan biasa, istilah opini mungkin merupakan hasil dari perspektif, pemahaman, perasaan, keyakinan, dan keinginan seseorang.
Cambridge Dictonary menyampaikan bahwa opini adalah sebuah pemikiran atau keyakinan tentang sesuatu atau seseorang. Sementara Merriam Webster menjelaskan bahwa opini merupakan pandangan atau penilaian yang terbentuk dalam pikiran tentang masalah tertentu.
Ciri-ciri Opini :
1. Tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
2. Bersifat subyektif dan biasanya disertai dengan pendapat, saran dan uraian yang menjelaskan
3. Tidak memiliki narasumber.
4. Berisi pendapat tentang peristiwa yang terjadi
5. Menunjukkan peristiwa yang belum pasti terjadi atau terjadi dikemudian hari
6. Merupakan pikiran atau pendapat seseorang maupun kelompok
7. Informasi yang disampaikan belum ada pembuktiannya
8. Biasanya ditandai dengan penggunaan kata-kata : bisa jadi, sepertinya, mungkin, seharusnya, sebaiknya.
Ciri-ciri Opini dalam Kalimat
1. Mengandung Pendapat Pribadi
Dalam kalimat opini banyak berisi pendapat dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Dalam beberapa kasus, pada kalimat opini ditemukan pernyataan dari orang yang sudah terkenal sehingga terkesan sebagai fakta. Padahal, perkataan orang itu juga masih sebatas pendapat yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.
2. Bersifat subyektif
Hampir sama dengan ciri pertama, ciri kedua dari kalimat opini adalah pernyataan yang dipaparkan dalam kaimat cenderung subyektif. Artinya, hal-hal yang dikemukakan hanya menurut salah satu pihak sehingga tidak bisa dikatakan netral.
3. Memiliki Kata Bersifat Relatif
Pada kalimat opini, seseorang akan cenderung menemukan kata yang bersifat relatif. Maksud relatif di sini ialah kata atau frasa tersebut cenderung bisa berubah tergantung siapa yang mengucapkannya. Kata yang termasuk relatif, di antaranya paling, lebih, agak, ataupun biasanya.
Perbedaan fakta dan opini
Fakta ialah sesuatu yang apa adanya terjadi. Dalam artian, fakta tersebut ialah potret mengenai keadaan ataupun peristiwa. Oleh sebab itu, fakta sulit untuk bisa terbantahkan karena dapat dilihat, atau juga diketahui oleh banyak pihak.
Kendati demikian, fakta bisa saja berubah jika ditemukan fakta baru yang jelas dan juga lebih akurat. Sedangkan opini ialah pendapat yang belum benar adanya. Pendapat pribadi tersebut dapat benar bahkan dapat juga salah.
Alasannya, setiap orang mempunyai pendapat masing-masing dan berbeda beda. Pendapat bisa dikatakan benar jika didukung adanya fakta yang kuat dan juga menyakinkan.
Komentar
Posting Komentar